Skip to content

Petunjuk Pengoperasian

Tampilan MBR PSU Mini 2026

LabelFungsi
Socket Banana + (Merah)Terminal output daya DC positif
Socket Banana - (Hitam)Terminal output daya DC negatif
Potensio VoltPengatur tegangan (voltage) output DC
Potensio PulsePengatur Pulse/PWM/Denyut pada output DC
Tombol TactileMengatur nilai parameter atau mengubah status menu pada tampilan LCD
Display LCDMenampilkan nilai tegangan, arus, dan status operasional perangkat
USB SocketJalur output USB dengan fungsi yang sama seperti Socket Banana (Bukan untuk pengisian daya/charging!)
LED IndikatorIndikator visual untuk status tegangan output
Sakelar ACSakelar utama untuk memutus atau menyambung aliran input AC 220V
LabelFungsi
Input AC 220VJalur masuk daya utama AC 220V dari listrik (PLN)
2x Tombol Push ONDigunakan untuk membuang sisa muatan (discharge) atau mereset unit SMPS internal

Perangkat ini dikendalikan oleh 3 buah tombol utama yang terletak di kanan layar LCD:

Nama TombolFungsi UtamaAksi Tahan (Long Press)
UP (Atas)Menaikkan nilai parameter / Mengubah pilihan ke opsi atas / Menggeser sub-halaman ke depan.Mengubah nilai parameter secara cepat (Auto-repeat setiap 0.1 detik).
🔘 OK (Set/Reset)Pindah ke menu berikutnya / Mereset status proteksi jika terjadi overload.Di Halaman HOME:
• Sub-page 1 & 2: Toggle ON/OFF Relay output secara manual.
• Sub-page 3 (Ah/Wh): Mereset hitungan kapasitas menjadi 0.000.
DOWN (Bawah)Menurunkan nilai parameter / Mengubah pilihan ke opsi bawah / Menggeser sub-halaman ke belakang.Mengubah nilai parameter secara cepat (Auto-repeat setiap 0.1 detik).

Tekan tombol 🔘 OK (Set/Reset) sekali untuk berpindah antar menu secara berurutan. Berikut penjelasan detail dari total 7 menu yang tersedia:

graph TD
    HOME["1. HOME - Utama"] -->|Klik OK| MODE["2. Mode Operasi"]
    MODE -->|Klik OK| CAL["3. Kalibrasi Tegangan"]
    CAL -->|Klik OK| OCP["4. Batas OCP"]
    OCP -->|Klik OK| RLY["5. Relay Default"]
    RLY -->|Klik OK| BZ["6. Setelan Buzzer"]
    BZ -->|Klik OK| INF["7. Display Informasi"]
    INF -->|Klik OK| HOME

Ini adalah tampilan awal saat alat dinyalakan. Berfungsi memantau parameter daya secara real-time.

  • Indikator Tetap (Pojok Kanan):
    • Baris 1: [PSU] (Mode Proteksi Aktif) atau [MBR] (Mode Loss/Bypass).
    • Baris 2: [ON] (Relay tersambung) atau [--] (Relay terputus).
  • Tekan tombol ▲ UP (Atas) atau ▼ DOWN (Bawah) untuk mengganti parameter yang ingin dilihat:
V: 5.00 V [PSU]
I: 2.50 A [ON]

Menampilkan tegangan input (Volt) dan arus beban yang mengalir (Ampere). Cocok untuk pemantauan beban umum sehari-hari.


Mengatur bagaimana alat memperlakukan arus berlebih (Over-Current).

  • Tampilan Layar:
    • Baris 1: Mode Operasi:
    • Baris 2: PSU (Proteksi) ATAU MBR (No Protek)
  • Cara Mengubah:
    • Tekan tombol ▲ UP (Atas) untuk mengaktifkan PSU (Mode Proteksi).
    • Tekan tombol ▼ DOWN (Bawah) untuk mengaktifkan MBR (Loss / Penghancur).
  • 💡 Panduan Pemilihan Mode:
    • Mode PSU (OCP dan Anti short proteksi aktif): Alat akan memutuskan arus listrik (relay OFF) jika beban melebihi batas OCP yang Anda tentukan demi melindungi sirkuit dari korsleting atau terbakar.
    • Mode MBR (Loss / Penghancur): Proteksi OCP dinonaktifkan sepenuhnya. Arus akan tetap dialirkan meskipun terjadi korsleting (short-circuit). Mode ini khusus digunakan teknisi untuk mencari komponen yang rusak (short) di sirkuit dengan cara membiarkannya panas/berasap.

Section titled “Menu 3: Kalibrasi Tegangan (3-Titik kalibrasi)”

Digunakan untuk menyamakan nilai tegangan di LCD dengan alat ukur standar (Multimeter/Avometer). Sudah dikalibrasi dari kami, namun jika masih ada selisih atau ingin menkalibrasi sendiri, silahkan ikuti langkah berikut.

  • Tampilan Layar:
    • Baris 1: Set: X.XX V (Tegangan terbaca saat ini)
    • Baris 2: P1 Low / P2 Mid / P3 High beserta nilai offsetnya.
  • Cara Kalibrasi:
    1. Nyalakan PSU MBR mini 2026 lalu sambungkan input/probe alat ukur atau Multimeter/Avometer ke output PSU MBR mini 2026 pada Soket Banana sesuai kutub nya (+ dan -).
    2. Masuk ke Menu 3: Kalibrasi Tegangan (3-Titik kalibrasi) dengan menekan tombol OK sekali pada menu utama, lalu tekan tombol UP/DOWN untuk mencari menu ini.
    3. Titik Rendah (P1 Low): Atur input di kisaran 1.00V (di bawah 2.0V). Layar otomatis menunjukkan P1 Low. Tekan UP/DOWN hingga nilai Set: di LCD sama persis dengan angka di Multimeter.
    4. Titik Tengah (P2 Mid): Naikkan input ke kisaran 3.00V (antara 2.0V s.d 4.0V). Layar otomatis berganti menjadi P2 Mid. Tekan UP/DOWN untuk menyamakan nilai.
    5. Titik Tinggi (P3 High): Naikkan input ke kisaran 5.00V - 6.00V (di atas 4.0V). Layar otomatis berganti menjadi P3 High. Tekan UP/DOWN untuk menyamakan nilai.
    6. Pengaturan akan disimpan secara permanen di EEPROM secara otomatis setelah Anda berhenti menekan tombol selama 1.5 detik.

Section titled “Menu 4: Batas OCP (Over-Current Protection)”

Mengatur batas arus maksimal yang diperbolehkan mengalir sebelum relay memutuskan output.

  • Tampilan Layar:
    • Baris 1: Batas OCP (Max):
    • Baris 2: XX.X Ampere
  • Cara Mengubah:
    • Tekan UP ▲ untuk menambah batas (+0.1A per klik).
    • Tekan DOWN ▼ untuk mengurangi batas (-0.1A per klik).
    • Rentang pengaturan: 0.1 Ampere s.d 15.0 Ampere.
    • Catatan: Fitur ini hanya bekerja jika Anda memilih Mode PSU.

Section titled “Menu 5: Relay Default (Kondisi Awal Menyala)”

Menentukan apakah output relay langsung mengalirkan listrik atau mati saat alat pertama kali dihubungkan ke sumber daya.

  • Tampilan Layar:
    • Baris 1: Relay Default:
    • Baris 2: ON ATAU OFF
  • Cara Mengubah:
    • Tekan UP ▲ untuk menyetel ON (Output langsung aktif saat menyala).
    • Tekan DOWN ▼ untuk menyetel OFF (Output mati saat menyala, harus dinyalakan manual via tombol).

Mengaktifkan atau menonaktifkan suara “bip” tombol dan alarm buzzer.

  • Tampilan Layar:
    • Baris 1: Buzzer State:
    • Baris 2: ON ATAU OFF
  • Cara Mengubah:
    • Tekan UP ▲ untuk menyetel ON (Buzzer aktif berbunyi saat tombol ditekan & alarm berbunyi).
    • Tekan DOWN ▼ untuk menyetel OFF (Mode senap/silent. Bip tombol mati, namun alarm kritis OCP tetap berbunyi demi keamanan).

Menampilkan informasi kontak dukungan teknis dan pembuat produk.

  • Tampilan Layar:
    • Baris 1: Produk AB Blitar
    • Baris 2: 0813 4709 0077
  • Hubungi nomor di atas jika Anda memerlukan bantuan teknis lebih lanjut mengenai modul ini.

Pada Perangkat/Box terdapat 2 potensio, yaitu potensio Volt dan potensio Pulse.

PotensioFungsi
Potensio VoltMengatur tegangan output DC dari 0.3V sampai 6V DC
Potensio PulseMengatur gelombang pulse/denyut pada output DC dan dapat di adjust di mode PSU maupun mode MBR.

Ketika terjadi beban lebih (Overload) atau hubungan singkat (Korsleting) pada Mode PSU:

  1. Deteksi Instan / Korsleting Berat (Short Circuit):
    • Jika arus mendadak melonjak melebihi 1.5 kali dari batas OCP (atau di atas 25.0A), sistem akan langsung memutuskan relay dalam hitungan milidetik tanpa penundaan demi mencegah kerusakan fatal pada modul.
  2. Over-Current Biasa:
    • Jika arus melebihi batas OCP namun masih di bawah batas korsleting berat, alat akan memberikan toleransi waktu 100 ms (untuk meredam lonjakan arus kejut / inrush current dari beban induktif seperti motor/kipas). Jika setelah 100 ms arus tetap tinggi, relay akan diputuskan.
  3. Kondisi Layar Saat Proteksi Aktif (Trip):
    !!! OVERLOAD !!!
    Tekan OK Reset
    • Buzzer akan berbunyi alarm berulang secara cepat dan terus menerus.
    • Cara Memulihkan/Reset: Pastikan penyebab korsleting/beban berlebih sudah dicabut terlebih dahulu, kemudian tekan tombol OK sekali. Layar akan kembali normal dan relay tersambung kembali.


5. Prosedur Pencarian Short Circuit (Injeksi Arus)

Section titled “5. Prosedur Pencarian Short Circuit (Injeksi Arus)”

Sirkuit MBR bekerja dengan memaksa arus tinggi mengalir pada area sirkuit yang mengalami kerusakan (shorted component) sehingga menghasilkan panas yang dapat dideteksi secara visual atau termal.

  1. Isolasi Jalur: Pastikan board target benar-benar terputus dari sumber daya utamanya (baterai/adaptor).
  2. Set Tegangan Aman: Putar potensio V-ADJ ke nilai tegangan nominal rail yang short (misal: 1.2V untuk rail VDD_CORE).
  3. Batas Arus Awal: Hubungkan probe positif dan negatif secara langsung (shorted probe), lalu putar C-ADJ hingga meter menunjukkan 2A - 3A. Lepaskan hubungannya kembali.
  4. Injeksi: Hubungkan probe hitam ke Ground target, dan probe merah ke titik kapasitor yang terindikasi short.
  5. Ubah Switch ke ON: Aktifkan output.
  • LED Hijau (CV Mode): Regulasi tegangan stabil, beban normal.
  • LED Merah (CC Mode): Arus menyentuh batas limit, sistem mendeteksi adanya heavy short pada target.

Jika ingin mendownload file petunjuk pengoperasian dalam format PDF, silahkan klik tombol di bawah ini:

Download PDF