Petunjuk Pengoperasian

1. Fungsi I/O (Input/Output)
Section titled “1. Fungsi I/O (Input/Output)”Panel Depan:
Section titled “Panel Depan:”| Label | Fungsi |
|---|---|
| Socket Banana + (Merah) | Terminal output daya DC positif |
| Socket Banana - (Hitam) | Terminal output daya DC negatif |
| Potensio Volt | Pengatur tegangan (voltage) output DC |
| Potensio Pulse | Pengatur Pulse/PWM/Denyut pada output DC |
| Tombol Tactile | Mengatur nilai parameter atau mengubah status menu pada tampilan LCD |
| Display LCD | Menampilkan nilai tegangan, arus, dan status operasional perangkat |
| USB Socket | Jalur output USB dengan fungsi yang sama seperti Socket Banana (Bukan untuk pengisian daya/charging!) |
| LED Indikator | Indikator visual untuk status tegangan output |
| Sakelar AC | Sakelar utama untuk memutus atau menyambung aliran input AC 220V |
Panel Belakang:
Section titled “Panel Belakang:”| Label | Fungsi |
|---|---|
| Input AC 220V | Jalur masuk daya utama AC 220V dari listrik (PLN) |
| 2x Tombol Push ON | Digunakan untuk membuang sisa muatan (discharge) atau mereset unit SMPS internal |
2. Panduan Penggunaan dan Navigasi Menu:
Section titled “2. Panduan Penggunaan dan Navigasi Menu:”Pengenalan Tombol Navigasi
Section titled “Pengenalan Tombol Navigasi”Perangkat ini dikendalikan oleh 3 buah tombol utama yang terletak di kanan layar LCD:
| Nama Tombol | Fungsi Utama | Aksi Tahan (Long Press) |
|---|---|---|
| ▲ UP (Atas) | Menaikkan nilai parameter / Mengubah pilihan ke opsi atas / Menggeser sub-halaman ke depan. | Mengubah nilai parameter secara cepat (Auto-repeat setiap 0.1 detik). |
| 🔘 OK (Set/Reset) | Pindah ke menu berikutnya / Mereset status proteksi jika terjadi overload. | Di Halaman HOME: • Sub-page 1 & 2: Toggle ON/OFF Relay output secara manual. • Sub-page 3 (Ah/Wh): Mereset hitungan kapasitas menjadi 0.000. |
| ▼ DOWN (Bawah) | Menurunkan nilai parameter / Mengubah pilihan ke opsi bawah / Menggeser sub-halaman ke belakang. | Mengubah nilai parameter secara cepat (Auto-repeat setiap 0.1 detik). |
Struktur Menu & Layar LCD
Section titled “Struktur Menu & Layar LCD”Tekan tombol 🔘 OK (Set/Reset) sekali untuk berpindah antar menu secara berurutan. Berikut penjelasan detail dari total 7 menu yang tersedia:
graph TD
HOME["1. HOME - Utama"] -->|Klik OK| MODE["2. Mode Operasi"]
MODE -->|Klik OK| CAL["3. Kalibrasi Tegangan"]
CAL -->|Klik OK| OCP["4. Batas OCP"]
OCP -->|Klik OK| RLY["5. Relay Default"]
RLY -->|Klik OK| BZ["6. Setelan Buzzer"]
BZ -->|Klik OK| INF["7. Display Informasi"]
INF -->|Klik OK| HOME
Menu 1: Layar Utama (HOME)
Section titled “Menu 1: Layar Utama (HOME)”Ini adalah tampilan awal saat alat dinyalakan. Berfungsi memantau parameter daya secara real-time.
- Indikator Tetap (Pojok Kanan):
- Baris 1:
[PSU](Mode Proteksi Aktif) atau[MBR](Mode Loss/Bypass). - Baris 2:
[ON](Relay tersambung) atau[--](Relay terputus).
- Baris 1:
- Tekan tombol ▲ UP (Atas) atau ▼ DOWN (Bawah) untuk mengganti parameter yang ingin dilihat:
📊 Sub-Halaman Layar Utama:
Section titled “📊 Sub-Halaman Layar Utama:”V: 5.00 V [PSU]I: 2.50 A [ON]Menampilkan tegangan input (Volt) dan arus beban yang mengalir (Ampere). Cocok untuk pemantauan beban umum sehari-hari.
V: 5.00 V [PSU]P: 12.5 W [ON]Menampilkan tegangan input (Volt) dan konsumsi daya real-time dalam satuan Watt (V x I). Sangat berguna untuk mengukur beban kerja power supply Anda.
Ah: 0.125 [PSU]Wh: 0.6 [ON]Menampilkan kapasitas akumulatif dalam Ah (Ampere-Hour) dan energi dalam Wh (Watt-Hour). Cocok untuk menguji kapasitas baterai atau total konsumsi energi dalam jangka waktu lama.
- Cara Reset: Tahan tombol OK selama 2 detik saat berada di halaman ini untuk mengembalikan nilai Ah & Wh ke 0.0.
Menu 2: Mode Operasi (PSU vs MBR)
Section titled “Menu 2: Mode Operasi (PSU vs MBR)”Mengatur bagaimana alat memperlakukan arus berlebih (Over-Current).
- Tampilan Layar:
- Baris 1:
Mode Operasi: - Baris 2:
PSU (Proteksi)ATAUMBR (No Protek)
- Baris 1:
- Cara Mengubah:
- Tekan tombol ▲ UP (Atas) untuk mengaktifkan PSU (Mode Proteksi).
- Tekan tombol ▼ DOWN (Bawah) untuk mengaktifkan MBR (Loss / Penghancur).
- 💡 Panduan Pemilihan Mode:
- Mode PSU (OCP dan Anti short proteksi aktif): Alat akan memutuskan arus listrik (relay OFF) jika beban melebihi batas OCP yang Anda tentukan demi melindungi sirkuit dari korsleting atau terbakar.
- Mode MBR (Loss / Penghancur): Proteksi OCP dinonaktifkan sepenuhnya. Arus akan tetap dialirkan meskipun terjadi korsleting (short-circuit). Mode ini khusus digunakan teknisi untuk mencari komponen yang rusak (short) di sirkuit dengan cara membiarkannya panas/berasap.
Menu 3: Kalibrasi Tegangan (3-Titik kalibrasi)
Section titled “Menu 3: Kalibrasi Tegangan (3-Titik kalibrasi)”Digunakan untuk menyamakan nilai tegangan di LCD dengan alat ukur standar (Multimeter/Avometer). Sudah dikalibrasi dari kami, namun jika masih ada selisih atau ingin menkalibrasi sendiri, silahkan ikuti langkah berikut.
- Tampilan Layar:
- Baris 1:
Set: X.XX V(Tegangan terbaca saat ini) - Baris 2:
P1 Low/P2 Mid/P3 Highbeserta nilai offsetnya.
- Baris 1:
- Cara Kalibrasi:
- Nyalakan PSU MBR mini 2026 lalu sambungkan input/probe alat ukur atau Multimeter/Avometer ke output PSU MBR mini 2026 pada Soket Banana sesuai kutub nya (+ dan -).
- Masuk ke Menu 3: Kalibrasi Tegangan (3-Titik kalibrasi) dengan menekan tombol OK sekali pada menu utama, lalu tekan tombol UP/DOWN untuk mencari menu ini.
- Titik Rendah (P1 Low): Atur input di kisaran 1.00V (di bawah 2.0V). Layar otomatis menunjukkan
P1 Low. Tekan UP/DOWN hingga nilaiSet:di LCD sama persis dengan angka di Multimeter. - Titik Tengah (P2 Mid): Naikkan input ke kisaran 3.00V (antara 2.0V s.d 4.0V). Layar otomatis berganti menjadi
P2 Mid. Tekan UP/DOWN untuk menyamakan nilai. - Titik Tinggi (P3 High): Naikkan input ke kisaran 5.00V - 6.00V (di atas 4.0V). Layar otomatis berganti menjadi
P3 High. Tekan UP/DOWN untuk menyamakan nilai. - Pengaturan akan disimpan secara permanen di EEPROM secara otomatis setelah Anda berhenti menekan tombol selama 1.5 detik.
Menu 4: Batas OCP (Over-Current Protection)
Section titled “Menu 4: Batas OCP (Over-Current Protection)”Mengatur batas arus maksimal yang diperbolehkan mengalir sebelum relay memutuskan output.
- Tampilan Layar:
- Baris 1:
Batas OCP (Max): - Baris 2:
XX.X Ampere
- Baris 1:
- Cara Mengubah:
- Tekan UP ▲ untuk menambah batas (+0.1A per klik).
- Tekan DOWN ▼ untuk mengurangi batas (-0.1A per klik).
- Rentang pengaturan: 0.1 Ampere s.d 15.0 Ampere.
- Catatan: Fitur ini hanya bekerja jika Anda memilih Mode PSU.
Menu 5: Relay Default (Kondisi Awal Menyala)
Section titled “Menu 5: Relay Default (Kondisi Awal Menyala)”Menentukan apakah output relay langsung mengalirkan listrik atau mati saat alat pertama kali dihubungkan ke sumber daya.
- Tampilan Layar:
- Baris 1:
Relay Default: - Baris 2:
ONATAUOFF
- Baris 1:
- Cara Mengubah:
- Tekan UP ▲ untuk menyetel ON (Output langsung aktif saat menyala).
- Tekan DOWN ▼ untuk menyetel OFF (Output mati saat menyala, harus dinyalakan manual via tombol).
Menu 6: Setelan Buzzer
Section titled “Menu 6: Setelan Buzzer”Mengaktifkan atau menonaktifkan suara “bip” tombol dan alarm buzzer.
- Tampilan Layar:
- Baris 1:
Buzzer State: - Baris 2:
ONATAUOFF
- Baris 1:
- Cara Mengubah:
- Tekan UP ▲ untuk menyetel ON (Buzzer aktif berbunyi saat tombol ditekan & alarm berbunyi).
- Tekan DOWN ▼ untuk menyetel OFF (Mode senap/silent. Bip tombol mati, namun alarm kritis OCP tetap berbunyi demi keamanan).
Menu 7: Informasi Kontak
Section titled “Menu 7: Informasi Kontak”Menampilkan informasi kontak dukungan teknis dan pembuat produk.
- Tampilan Layar:
- Baris 1:
Produk AB Blitar - Baris 2:
0813 4709 0077
- Baris 1:
- Hubungi nomor di atas jika Anda memerlukan bantuan teknis lebih lanjut mengenai modul ini.
Pengaturan Volt dan Denyut/Pulse
Section titled “Pengaturan Volt dan Denyut/Pulse”Pada Perangkat/Box terdapat 2 potensio, yaitu potensio Volt dan potensio Pulse.
| Potensio | Fungsi |
|---|---|
| Potensio Volt | Mengatur tegangan output DC dari 0.3V sampai 6V DC |
| Potensio Pulse | Mengatur gelombang pulse/denyut pada output DC dan dapat di adjust di mode PSU maupun mode MBR. |
3. Sistem Proteksi Overload & Korsleting
Section titled “3. Sistem Proteksi Overload & Korsleting”Ketika terjadi beban lebih (Overload) atau hubungan singkat (Korsleting) pada Mode PSU:
- Deteksi Instan / Korsleting Berat (Short Circuit):
- Jika arus mendadak melonjak melebihi 1.5 kali dari batas OCP (atau di atas 25.0A), sistem akan langsung memutuskan relay dalam hitungan milidetik tanpa penundaan demi mencegah kerusakan fatal pada modul.
- Over-Current Biasa:
- Jika arus melebihi batas OCP namun masih di bawah batas korsleting berat, alat akan memberikan toleransi waktu 100 ms (untuk meredam lonjakan arus kejut / inrush current dari beban induktif seperti motor/kipas). Jika setelah 100 ms arus tetap tinggi, relay akan diputuskan.
- Kondisi Layar Saat Proteksi Aktif (Trip):
!!! OVERLOAD !!!Tekan OK Reset
- Buzzer akan berbunyi alarm berulang secara cepat dan terus menerus.
- Cara Memulihkan/Reset: Pastikan penyebab korsleting/beban berlebih sudah dicabut terlebih dahulu, kemudian tekan tombol OK sekali. Layar akan kembali normal dan relay tersambung kembali.
4. Prosedur Startup yang Benar
Section titled “4. Prosedur Startup yang Benar”5. Prosedur Pencarian Short Circuit (Injeksi Arus)
Section titled “5. Prosedur Pencarian Short Circuit (Injeksi Arus)”Sirkuit MBR bekerja dengan memaksa arus tinggi mengalir pada area sirkuit yang mengalami kerusakan (shorted component) sehingga menghasilkan panas yang dapat dideteksi secara visual atau termal.
Langkah Pengoperasian
Section titled “Langkah Pengoperasian”- Isolasi Jalur: Pastikan board target benar-benar terputus dari sumber daya utamanya (baterai/adaptor).
- Set Tegangan Aman: Putar potensio
V-ADJke nilai tegangan nominal rail yang short (misal: 1.2V untuk rail VDD_CORE). - Batas Arus Awal: Hubungkan probe positif dan negatif secara langsung (shorted probe), lalu putar
C-ADJhingga meter menunjukkan 2A - 3A. Lepaskan hubungannya kembali. - Injeksi: Hubungkan probe hitam ke Ground target, dan probe merah ke titik kapasitor yang terindikasi short.
- Ubah Switch ke ON: Aktifkan output.
Indikator LED Proteksi
Section titled “Indikator LED Proteksi”- LED Hijau (CV Mode): Regulasi tegangan stabil, beban normal.
- LED Merah (CC Mode): Arus menyentuh batas limit, sistem mendeteksi adanya heavy short pada target.
Download PDF Petunjuk Pengoperasian
Section titled “Download PDF Petunjuk Pengoperasian”Jika ingin mendownload file petunjuk pengoperasian dalam format PDF, silahkan klik tombol di bawah ini:
Download PDF